Rabu, 30 Desember 2009

TESTING 5

V. Managing Test Case : Test Tracking Spreadsheets (TTS)

 Sebelum melakukan pengetesan diperlukan adanya persiapan untuk membuat kasus test.
 Sehingga di akhir pengetesan dapat mengetahui secara pasti berapa banyak test yang dilakukan, berapa banyak test yang terlewati, dan berapa banyak bug yang ditemukan dalam kasus test tersebut.

V.1. Building Minimalist TTS
 Kasus test dikelompokan kedalam test suite yang terdiri dari :
* Lingkungan
* Load, kapasitas dan volume
* Fungsi dasar
* Standarisasi
 Setiap kasus test ada status, system configuration, bug id, tester, keterangan, Kasus test, Fail, Pass
 Bila kolom kasus test, fail, dan pass dijumlahkan akan didapat total kasus test , total fail, dan total pass di dalam satu kelompok

Test Case SummaryWorksheet

System Configuration Worksheet


Test Suite Summary Worksheet

V.2. Peningkatan Selanjutnya
 Identifikasi Test Suites dan Test Cases
* Dengan menggunakan dewey number
* Test suite angka dibelakang nol seperti 1.000, 2.000, sedangkan test case angka dibelakang sesuai dengan urutan dan sub kelompok seperti 1.101, 1.102, 2.101, 2.102
 Penambahan Tanggal dan Jam informasi, penamabahan waktu (jam dan tanggal ) dimaksudkan untuk memudahkan dalam waktu penyelesaian proyek test, sehingga upah tim dapat dihitung
 Pengumpulan data untuk kebenaran perhitungan, digunakan untuk menjaga dan mengetahui MTBF pada hardware.
 Peningkatan ketepatan Status Test Case
* In Queue state , diindikasikan dengan kekurangan masukan pada kolom status dari test case summary
* In Progress (IP), mengidikasikan bahwa test menjalankan dan akan mungkin diteruskan.
* Block mereflesikan kenyataan bahwa beberapa kondisi eksternal seperti kehilangan bagian kecil dari fungsi
* Skip, dimaksudkan dengan terdapat keputusan yang harus dimunculkan karena me-skip (melompat) dari test (dijelaskan pada kolom komentar).
* Closed, tim test mengkonfirmasikan bahwa semua bug yang sebelumnya diidentifikasikan mengganggu test case sudah diperbaiki.
* Warn, mengidikasikan keberadaan problem, walaupun tidak serius cukup untuk menandakan bahwa test case dalam status gagal (fail).












Kemungkinan yang ada dari Test Case States

 Perhitungan Bobot Kegagalan
 Penyimpanan nama pemilik (Ownership)
 Pelakasanaan apa yang penting
 Penambahan Summary lain
 Pengelompokan data

V.3. Detail test case
 Penambahan test case detail dapat dilakukan pada program aplikasi spreadsheets
 Terdapat tiga kelompok yang ada yaitu :
* Kelompok baris pertama menyediakan informasi pendahuluan dari test case
* Bagian tengah menyediakan daftar langkah-langkah yang meng-create kondisi test
* Bagian akhir merupakan sumarry dari hasil


Detail Test Case Tempelate

Tidak ada komentar: